fbpx

Digital Marketing With StandOut Digital

Menjalankan strategi digital perlu memperhatikan berbagai aspek, seperti content marketing misalnya. Content marketing dapat membantu pengguna internet memecahkan masalah mereka melalui brand Anda. Pembuatan konten yang relevan menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan awareness, visibility, dan bahkan hingga traffic serta conversion. Dan karena konten yang di-publish akan selalu ada dalam media Anda, tentunya ini bisa dijadikan aset brand untuk jangka panjang.

Namun jangan asal dalam pembuatannya! Anda perlu perhatikan tujuan membuat artikel, menentukan target audiensmu, mencari topik yang relevan dan konsisten, serta tidak lupa untuk memberikan informasi tentang brand Anda. Sebagai tambahan agar mencapai tujuan Anda, disini kami telah simpulkan 5 kesalahan dalam membuat content marketing yang harus dihindari.

Headline Terlalu Panjang

Dalam aturan Google, memang tidak ada batasan jumlah karakter dalam penulisan headline. Namun perlu diingat bahwa konten Anda ditujukan untuk audiens Anda. Penggunaan headline yang terlalu panjang membuat judul artikel Anda terpotong di mesin pencari.

Usahakan headline Anda padat, jelas, dan menarik perhatian audiens.

Contoh Headline Artikel Standout Digital

Visual Konten Kurang Relevan

Sebagus apapun artikel yang Anda buat, kurang lengkap jika tidak menggunakan gambar visual. Anda harus memastikan visual yang dipakai sesuai dengan konten yang dibuat. Anda juga bisa menampilkan data berupa infografik agar mudah dipahami. Gambar visual yang dipakai tentu harus mendukung poin Anda untuk memberi informasi yang sedang jelaskan.

Content Marketing Doxadigital Indonesia

Hanya Post di Satu Platform

Untuk memaksimalkan traffic dan conversion, Anda diharuskan untuk menerbitkan konten dalam semua platform sesuai dengan target audiens. Gunakan social media Anda untuk menarik audiens ke website/artikel yang Anda buat. Anda harus memanfaatkan semua channel yang terkait dengan target audiens. Namun, Anda juga harus menentukan media yang Anda gunakan agar sejalan dengan pesan brand Anda.

Pastikan platform yang digunakan sejalan dengan target audiens maupun bentuk kontennya.

Tidak Melakukan Personalisasi

Setiap pengunjung website Anda memiliki intensitas yang berbeda-beda. Sebagian dari pengunjung situs mungkin sudah pernah membeli produk Anda, dan sebagian yang lain mungkin pengunjung pertama yang sedang meneliti brand. Jika situs Anda menampilkan jenis konten yang sama untuk setiap tipe pengunjung, sebesar apapun traffic yang Anda hasilkan terbuang percuma. Kemungkinan mereka keluar dari website Anda akan semakin besar, dan tentunya ini berdampak pada konversi.

Pastikan Anda mengenali tipe audiens Anda. Rancang user experience (pengalaman pengguna) sebaik mungkin dan buat pengunjung situs menelusuri lebih lama di halaman Anda.

Tidak teroptimasi SEO

Ini yang paling terpenting! Content marketing dan SEO tentunya bisa saling dikaitkan untuk memaksimalkan traffic dari berbagai sumber. Buat konten Anda terdeteksi oleh algoritma Google dan tingkatkan pencarian organik Anda. Optimasi konten artikel Anda dengan unsur dasar SEO seperti: title tag, H1/H2/H3, meta description, URL halaman dan masih banyak lagi.

Dengan Content Marketing Toolkit dari Semrush, Anda bisa melakukan keseluruhan pembuatan content marketing hingga SEO friendly. Coba sendiri betapa mudahnya membuat konten dengan Semrush! Gratis!

Let's Keep Standout & Grow Together!

Melakukan praktik SEO (search engine optimization) membutuhkan usaha lebih dan waktu yang banyak. Tentu saja, karena SEO itu sendiri merupakan aset utama situs yang bersifat jangka panjang. Pencarian organik akan mendatangkan pengunjung yang berpotensi menjadi klien Anda. Jadi, dapat disimpulkan bahwa usaha SEO menjadi fondasi strategi pemasaran digital, baik bisnis kecil maupun besar.

Pertanyaannya, apakah melakukan praktik SEO sendiri itu susah? Tentu tidak. Jika Anda mengikuti keenam tips ini, Anda akan mengerti cara kerja SEO dan bisa mengoptimalkan pencarian organik situs secara mandiri! Berikut kami rangkumkan enam cara optimasi dasar yang bisa Anda coba sendiri untuk memahami cara kerja SEO.

Kenali Data Pencarian Organik Anda Sebelum ke Cara SEO

Sebelum Anda memulai, Anda harus mengenali seberapa besar hasil dari gerakan digital yang sudah dilakukan. Penting bagi Anda untuk menentukan garis start. Mulai dengan mengetahui online presence Anda sebelum bergerak ke cara implementasi SEO. Hubungkan website Anda ke Google Analytics untuk mengukur metrik pencarian organik secara berkala. Atau Anda bisa coba dengan Domain Overview dari Semrush. Anda dapat menemukan gambaran metrik online presence sebuah domain dengan cepat. Cukup dengan masukkan alamat domain ke dalam menu Domain Overview untuk mengecek data yang Anda butuhkan. Setelah mendapatkan data website Anda, jangan lupa untuk pantau domain kompetitor Anda untuk dijadikan tolak ukur.

(Lihat juga: Mengukur Nilai Kampanye SEO Anda)

Riset Keyword & Cari Search Queries yang Relevan

Lakukan riset kata kunci dan search query yang ingin Anda incar. Gunakan kata atau frasa yang dapat membawa traffic ke halaman website Anda. Pastikan konten yang akan dibuat sesuai dengan keyword yang Anda incar.

Banyak alat bantu yang bisa digunakan untuk riset keyword. Anda bisa menggunakan Google Keyword Planner ataupun Google Trends. Alternatifnya, gunakan Keyword Research Tool dari Semrush untuk melihat kata kunci yang memiliki potensi besar terhadap domain Anda. Organic Research Tool juga bisa membantu untuk memantau kata kunci organik yang digunakan oleh pesaing Anda. Anda bisa ukur sesuai dengan volume pencarian, tingkat kesulitan, tren, dan lain-lain. Semakin banyak ide keyword yang Anda kumpulkan, semakin banyak juga kemungkinan Anda dapat menarik traffic dengan perbanyak konten yang berkualitas dan relevan.

Buat Konten SEO Friendly!

Setelah melakukan riset kata kunci, saatnya Anda implementasikan ke dalam konten website! Buat konten artikel yang berkualitas dan teroptimasi SEO. Bingung bagaimana caranya membuat artikel? Gampang! Anda bisa coba sendiri dengan mengikuti tahap berikut:

Analisa Backlink Anda

Agar situs Anda lebih dipercaya oleh mesin pencari, Anda harus dukung dengan backlink. Backlink merupakan tautan dari situs lain menuju konten Anda. Kualitas backlink yang baik dapat meningkatkan Authority Score situs Anda. Jadi, Anda diharuskan untuk memilih backlink yang memiliki traffic yang baik dan authority score yang tinggi. Pastikan backlink yang Anda terima bukan yang termasuk ke dalam toxic backlink.

Gunakan Backlink Analytics dari Semrush untuk melakukan analisa referring domain, seperti anchor text dan IP distribution. Anda juga dapat mengidentifikasi backlink yang sesuai dengan niche! Jika Anda sudah memiliki beberapa backlink, Anda juga bisa mengecek kesehatan backlink melalui Backlink Audit.

Pantau Technical SEO

Berbicara mengenai SEO, tidak hanya berhenti dari konten maupun backlink saja. Ada aspek lain yang penting untuk diperhatikan, yaitu technical SEO. Technical SEO merupakan pengoptimalan situs dari sisi teknis. Artinya, technical SEO berbicara soal performa situs, crawlability & indexing, hingga sampai ke pengalaman user, agar mesin pencari dapat menilai kualitas domain Anda secara menyeluruh. Jika Anda sudah memiliki konten, jangan pernah mengabaikan konten yang sudah Anda buat sebelumnya. Pastikan semua konten yang Anda sudah buat tidak memiliki masalah. Dan jika terdapat konten yang bermasalah, tentunya perlu diperbaiki secepat mungkin!

Dengan Semrush, Anda bisa mendeteksi lebih dari 120+ technical SEO hanya dalam hitungan menit! Coba sendiri dan pantau sisi teknis SEO situs dengan fitur Site Audit Tool untuk mengecek kesehatan situs Anda.

Terus Update Mengenai Informasi Digital Lainnya

Gerakan digital tidak berhenti hanya disitu saja! Mesin pencari selalu melakukan update dalam algoritma dan faktor yang mempengaruhi ranking di SERP. Pantau berita terbaru mengenai digital marketing di situs blog yang Anda percayai, atau Anda bisa mulai dengan mengunjungi Google Search Central Blog.

Semrush membuat cara kerja SEO Anda lebih mudah!

Jangan khawatir! Langkah awal ini dapat Anda lakukan sendiri tanpa bantuan praktisi SEO. Cukup ikuti panduan berikut untuk memulai perjalanan digital Anda. Dengan tips ini, kami yakin setidaknya Anda sudah berada di jalur yang tepat dalam melakukan cara SEO website. Manfaatkan informasi dan alat pendukung lain untuk mengoptimalkan pencarian organik situs Anda.

Dapatkan akses gratis Semrush untuk kemudahan optimasi SEO di halaman ini!

Let's Keep Standout & Grow Together!

Menentukan kata kunci yang tepat (atau Keyword research) merupakan faktor paling penting dalam digital marketing. Mengapa? Karena Kata Kunci menentukan siapa yang akan coba anda persuasi dalam kampanye digital anda apapun kanal pemasaran yang anda lakukan. Kata Kunci ini tidak hanya berlaku untuk Mesin Pencari (SEO atau SEM) namun juga berlaku saat anda melakukan Interest di Facebook Ads, Google Display Network, hingga Tiktok Ads.  

Riset kata kunci dimulai dari menentukan Tujuan kampanye anda.

Apakah kampanye anda difokuskan agar pasar anda mengenal anda (Awareness) atau agar pasar anda melakukan transaksi dengan anda (Consideration / Transactional).  Kedua fase ini tidak ada yang lebih penting satu dari yang lain, anda tidak bisa berharap akan transaksi jika orang tidak mengenal produk anda, begitu pula bisnis anda tidak akan maju jika orang yang anda targetkan hanya agar mereka mengenal bisnis anda.

Bagaimana melakukan Riset Kata Kunci untuk Kampanye SEO ?

3 Hal yang perlu anda pertimbangkan dalam memilih kata kunci

1.       Jumlah Pencarian Kata Kunci

Angka ini menentukan seberapa besar kunjungan yang bisa anda dapatkan. Dalam beberapa riset, jika bisnis anda masuk dalam Top 1 Google, anda bisa mengharapkan 30% dari total rata pencarian. Contoh jika anda mencoba keyword yang memiliki rata-rata volume pencarian (Search Volume) 1000 , berarti anda bisa ekspektasi mendapatkan kunjungan sekitar 300 perbulan dari kata kunci tersebut

2.       Tingkat Persaingan Kata Kunci

Angka ini menentukan seberapa besar anda harus berjuang memenangkan persaingan kata kunci ini. Persaingan ini biasanya dilihat dalam 2 dimensi. Yang pertama adalah Jumlah halaman yang di Indeks di halaman pencarian Google. Anda cukup memasukkan kata kunci pada Google dan lihat berapa halaman yang diindeks berkaitan dengan kata kunci anda.

Dimensi kedua adalah anda mengukur pesaing anda dalam top 10 hasil pencarian sesungguhnya. Jika anda melihat banyak marketplace atau situs populer dalam halaman pertama hasil pencarian, itulah pesaing anda sesungguhnya, anda sedang melihat sebuah peta persaingan yang cukup sulit, terutama jika situs anda masih baru. Mengapa persaingan dengan marketplace itu termasuk kategori sulit? Pertama, karena banyak marketplace memiliki tim SEO khusus dan melakukan SEO secara masif. Alasan kedua, itu adalah situs yang relevan dan terpilih menurut algoritma Google. Jika anda seorang pemula, bersaing dengan banyak situs marketplace tidak direkomendasikan karena tingkat kesulitannya.

3.       Potensi Komersil
Ini adalah parameter tambahan melakukan analisa yaitu dengan melihat nilai komersil sebuah keyword. Logikanya begini, pengiklan pada umumnya akan memilih kata kunci yang menguntungkan mereka, semakin kata kunci ditargetkan pengiklan dalam platform Google Ads, semakin tinggi nilai biaya perklik yang harus dibayarkan karena Google Ads menggunakan sistem lelang. Nah disinilah para praktisi SEO memanfaatkan celah ini. Jika anda bisa membuat sebuah peringkat dari kata kunci yang memiliki nilai CPC (cost per click) tinggi, bisa jadi ini adalah kata kunci yang telah diuji secara komersil.

Mari menempatkannya praktek!

Doxadigital.com adalah creative digital agency di Indonesia, sebagai penyedia layanan kampanye digital maka kata kita bagi sesuai layanan utama kita “Digital Agency” dengan asumsi orang yg mencari kalimat digital agency merupakan orang yang tepat untuk ditargetkan karena mereka adalah orang yang memiliki Niat (Intent), sehingga ini adalah kata kunci yang dikelompokan menjadi transactional.

Bagaimana orang sadar (aware) akan merk Doxadigital? Kita akan memulai dari beberapa sudut pandang. Misalnya, membidik penggunan yang bingung memastikan apakah harus kampanye SEO atau kampanye SEM dulu dalam bisnis mereka. Orang yang mencari informasi ini, belum tentu mencari digital agency, namun ini bisa jadi titik awal memperkenalkan merk Doxadigital kepada mereka, dengan catatan tentu ada volume pencariannya. 

Dari kedua pemikiran ini kita bisa kelompokan menjadi 2 kelompok besar: Branding / Awareness Keyword dan Traffic/Consideration Keyword

Dalam Contoh Kasus Doxadigital.com contoh pengelompokannya akan menjadi seperti berikut:

Branding /ConsiderationTraffic/Awareness
Digital Marketing Agency
Creative Digital Agency
Google Partner Indonesia
Apa itu Google Analytics ?
Apa beda SEO vs SEM?
Alasan iklan Google Ads tidak tayang
Contoh Pembagian Kata Kunci

Alat Bantu Apa Yang Bisa Membantu Anda Melakukan Analisa Kata Kunci?

Berikut adalah beberapa alat bantu yang bisa digunakan untuk melakukan riset keyword

Google Keyword Planner.

Gratis dari Google, namun sebaiknya anda gunakan untuk beriklan agar volume yang dilaporkan memiliki angka tunggal dan bukan menggunakan rentang (range) harga. Google menampilkan volume pencarian dalam rentang harga karena penggunaan alat bantu ini sering dimanfaat pihak ke-3 terhadap  data Google secara tidak wajar. Kelemahan dari Google Keyword Planner ini adalah penggabungan beberapa kata dalam satu kata kunci. Misalnya anda mencari “Search Engine Optimization”, kemudian anda mencari “SEO”, maka volume yang dilaporkan adalah sama. Untuk menggunakan Google Keyword Planner, anda bisa mendaftar di https://ads.google.com terlebih dahulu. Google Keyword Planner terletak pada menu tools di kanan atas.

Cara Riset Keyword dengan Keyword Planner Google Ads

  1. Klik di menu Tools > Keyword Planner
    Akses ke Keyword Planner
    Akses Keyword Planner
  2. Pada halam Selanjutnya, tekan "Discover New Keyword" *) UI dalam bahasa Inggris
  3. Pada halaman "Discover New Keyword" Masukkan kata kunci utama anda , jangan lupa mengubah opsi bahasa menjadi menjadi bahasa yang anda ingin targetkan kemudian pilih tombol "Get Results"
    Conoth pada : doxadigital.com
  4. Analisa sesuai kaedah yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu Monthly Searches, Keyword Value, Competition (SEO), dan lain sebagainya.
    Hasil dari Keyword Planner

Semrush Keyword Magic Tools.

Berbeda dengan database Google, Semrush menggunakan crawler dan banyak data sumber di luar Google dan memisahkan data berdasarkan informasi geografis (negara). Pada saat artikel ini dibuat terdapat lebih dari 250 juta kata kunci pada database Indonesia.

Cara Riset Keyword dengan Semrush

  1. Masuk dalam menu Keyword Magic Tools, masukkan kata kunci utama, pilih database negara, kemudian pilih tombol "Search"
    Memulai Riset Keyword
  2. Pada hasil laporan, pilih kritera yang anda butuhkan, gunakan segmen dan filter untuk melihat kata kunci yang penting buat bisnis anda berdasarkan Volume, Trend, Nilai Kata Kunci, Banyak Pengiklan, Hasil Indeks Kata Kunci yang bersangkutan.
    Menggunakan Filter Keyword Magic Tools di Semrush
    Pada hasil laporan, pilih kritera yang anda butuhkan, gunakan segmen dan filter untuk melihat kata kunci yang penting buat bisnis anda berdasarkan Volume, Trend, Nilai Kata Kunci, Banyak Pengiklan, Hasil Indeks Kata Kunci yang bersangkutan, Tingkat kesulitan (Keyword Difficulty).
  3. Tambahkan kata kunci melalui Keyword Manager untuk nanti dimasukkan dalam Position Tracking dalam proyek anda di Semrush
    Menambah keyword ke keyword manager

Google Search Console.

Alat bantu ini bisa anda gunakan setelah situs anda berjalan beberapa saat. Memiliki akurasi tinggi, karena laporan pada google search console adalah laporan yang real tentang performa situs anda di web. Kelemahan dari Google Search Console ini salah satunya adalah tidak semua kata kunci dilaporkan. Biasanya praktisi SEO menggambil ide kata kunci dari Google Search Console dan dikombinasikan dengan Semrush atau Google Keyword Planner untuk menentukan target optimasi selanjutnya.

Cara Riset Keyword dengan Google Search Console

  1. Akses kedalam Google Search Console di https://search.google.com/search-console
  2. Masuk kedalam menu Performance
  3. Lihat pada Laporan Queries untuk melihat kata kunci yang sudah direkomendasikan Google
  4. Gunakan Filter untuk menganalisa lebih detil


Google Trends

Google trends adalah salah layanan Google untuk melihat indeks trend terhadap kata kunci tersebut. Ini bisa membantu anda untuk melihat trend hingga level wilayah propinsi.

Cara melakukan riset keyword dengan Google Trend

  1. Masuk ke Google.com/trends
  2. Masukkan kata kunci utama (bisa juga brand anda), kemudian klik tombol cari
    kolom pencarian Google Trend
    masukkan pencarian di google.com/trends
  3. Dari hasil penelusuran awal, ganti negara dan rentan waktu
    filter berdasarkan negara dan rentang waktu di Google Trend
    Filter berdasarkan negara dan rentang waktu di Google Trend
  4. Scroll bagian Related Query, lihat antara tab Rising dan Top. Rising Query, berarti perilaku pencarian yang sedang naik trendnya, sementara Top berarti pencarian (query) yang paling banyak dicari orang berkaitan dengan filter yang digunakan.
    Memilih Rising dan Top di Google Trends
    Pilih Laporan "Rising" dan "Top" untuk melihat trend baru dan kepopuleran kata kunci

Alternatif Alat Bantu Riset Keyword Populer lainnya

Dalam industri ini, ada beberapa alat bantu lain yang populer yang biasa digunakan para professional SEO lainnya, beberapa diantaranya:

Walaupun ada beragam alat bantu namun secara konsep setiap alat bantu ini memiliki prinsip yang sama, kita mencari keyword yang memiliki volum pencarian, peluang menang persaingan tinggi, dan harus relevan dengan bisnis maupun Goal dari kampanye SEO

Bagaimana melakukan Riset Kata Kunci untuk Kampanye Media Sosial dan Google Display Network ?

Kata kunci di media sosial dan GDN biasa berkaitan dengan Interest dan perilaku pengguna (audience behavior).

Beberapa tips memilih kata kunci untuk kampanye ini:

Semoga artikel artikel ini ini memberikan inspirasi tentang cara melakukan riset kata kunci khususnya buat anda yang masih pemula.

Ingin Gunakan Semrush sebagai alat bantu untuk analisa kata kunci bisnis anda ? Kunjungi Halaman ini untuk mendapatkan akases uji coba. Belum mengenal Semrush ? klik disini untuk memberikan anda penjelasan mengenai aplikasi Semrush untuk Bisnis di Indonesia

"SEO itu lama, Ngiklan itu 30 menit dapat traffic !" , "Ngak sabar gw maen SEO, keburu dimakan kompetitor peluangnya", "SEO is Dead, ngapain optimasi organik kalau sama Google sendiri makin di anaktirikan?" mungkin ini adalah satu dari beberapa alasan di benak banyak pengusaha dan pemasar (termasuk anda) saat berbincang tentang SEO. Di Artikel ini, saya mencoba berbagi tentang seberapa penting bisnis memerlukan optmasi mesin pencari (SEO), mari kita mulai

Kita menilai aspek nilai sebuah kampanye SEO dalam 3 kategori yaitu:

Mari kita bahas satu persatu dan mungkin ada bisa berkaca sejauh mana anda melakukan valuasi terhadap strategi SEO anda.

Keyword Value

Bicara soal keyword, terutama di Google Search, semua ada keyword ada nilainya, biasanya praktisi SEO melihatnya dari nilai yang diberikan oleh Google pada tools Keyword Planner (yang biasanya digunakan untuk beriklan di Google Ads). Beberapa kriteria penilaian yang biasa dilakukan:

keyword value semrush
Setiap Keyword Punya Nilai

Pemilihan keyword tentunya akan menjadi bahasan di artikel lain, namun disini saya ingin jelaskan 'mata uang' atau nilai dari kata kunci ini dibagi jadi 2 kategori besar, yaitu:

Kombinasi dari kedua alat ukur ini seharusnya bisa dijadikan pertimbangan saat anda memilih kata kunci pada kampanye SEO untuk bisnis anda, yang jelas disini adalah dasar dari tujuan sebuah keyword pada kampanye SEO ditetapkan apakah mengejar Ranking atau Traffic (Kunjungan).

Traffic Value

Traffic Value SEO
Setiap Kata Kunci Menghasilkan Traffic, Berapa biayanya jika semua dilakukan dengan iklan? itulah traffic value situs anda

Ini adalah pengukuran yang jarang dilakukan oleh praktisi SEO. Berapa Value dari Traffic SEO anda ?

Konsep pengukurannya kira kira sebagai berikut:

Anda sekarang tinggal menghitung biaya CPC dikalikan estimasi traffic yang anda dapatkan dari seluruh keyword yang menghasilkan kunjungan ke situs anda. SEO Toolkit Professional seperti Semrush memberikan anda perhitungannya dalam dashboard mereka.

Mengapa ini dihitung ? ini adalah dimana hasil dari kunjungan SEO bisa dibandingkan nilainya JIKA semua ini dilakukan melalui Google Ads (Search)

Jika anda seorang praktisi SEO professional, ini bisa dijadikan argumen tentang berapa besar biaya yang dihemat oleh sebuah bisnis saat kunjungan dihasilkan melalui strategi SEO yang anda buat. Menarik bukan?

Monetary Value

Monetary Value SEO
Dengan bantuan Google Analytics, anda bisa melihat dampak pendapatan (moneter) pada situs anda

Ini adalah Goal paling hakiki dari sebuah kampanye SEO untuk sebuah bisnis.. Dampak Moneter! ya donk, sudah melakukan banyak usaha, masa tidak melakukan pengukuran dampaknya secara keuangan.

Salah satu cara mengukurnya bisa menggunakan alat bantu Google Analytics. Yang paling sederhana adalah dengan menempatkan Goal Target untuk kemudian anda melihatnya padad laporan Default Channel Grouping dan jika anda memiliki eCommerce, anda bisa menggunakan pelacakan Enhanced ecommerce untuk melakukan pelacakan hingga level transaksi.

Dalam 15 tahun dalam bidang pemasaran online, saya bisa melihat sebuah kecenderungan besar dari klien yang menaruh perhatian khusus pada kampanye SEO mereka, rata2x mendapatkan hasil yang sangat positif dari pertumbuhan bisnis.

Bagaimana dengan bisnis anda? apakah sudah berpikir untuk berbisnis jangka panjang ? atau lebih berfokus pada perdagangan dan promosi jangka pendek. Dengan Tools SEO Professionals seperti Semrush, anda bisa melihat dan melacak bagaimana sebuah kampanye SEO yang baik seharusnya bekerja.

Semoga menginspirasi! Keep Standout!

© 2020 StandoutDigital. Semua produk dan nama perusahaan adalah merek dagang ™ atau merek dagang terdaftar® dari pemegang masing-masing produk.
Kebijakan Privasi Situs

PT. Doxadigital Indonesia

Jl. Kebon Jeruk Raya 9 Blok C4 
Kompleks Permata
Jakarta 11510
Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram