fbpx

Digital Marketing With StandOut Digital

Kegiatan digital marketing tidak hanya berhenti dalam satu atau dua platform saja. Tidak hanya sekedar membuat website berbasis SEO maupun menyusun strategi pemasaran di media sosial. Jika aset digital Anda sudah siap untuk dikunjungi, pastinya Anda harus memaksimalkan jumlah pengunjung yang datang ke situs Anda.

Bagaimana caranya? Salah satu cara yang bisa Anda lakukan yaitu dengan email marketing!

Apa Itu Email Marketing?

Email marketing adalah kegiatan pemasaran melalui media email.

Mengapa Harus Email Marketing?

Email marketing bisa dijadikan platform yang bernilai dan memiliki manfaat untuk pelanggan Anda. Dengan menyediakan konten yang bermanfaat untuk mereka, Anda akan mendapatkan kepercayaan dan kredibilitas sebagai brand, menarik perhatian pelanggan baru, hingga loyalitas pelanggan tetap.

Apakah Menyediakan Konten Saja Cukup?

Anda bisa menarik perhatian pelanggan dengan konten-konten berguna melalui email marketing. Namun, hal-hal seperti ini hanyalah salah satu bagian dari keseluruhan proses email marketing. Proses Email Marketing yang baik tentunya harus terstruktur dan menjaga loyalitas pelanggan Anda, hingga melakukan tindakan khusus (take action) untuk pemilik brand.

Kali ini, Standout Digital ingin berbagi struktur simple untuk membantu Anda memulai aktivitas email marketing (jika Anda seorang pemula dalam email marketing) atau meninjau proses Anda saat ini (jika Anda sudah melakukan ini beberapa kali).

Bagaimana Langkah-langkah Menyusun Email Marketing?

Contoh Email Marketing Standout Digital

Targetkan Segmen yang Tepat

Segmentasi pasar merupakan metode efektif untuk mengelompokkan setiap kategori pasar. Target segmen Anda merupakan elemen inti dari keseluruhan proses dalam menggunakan email marketing. Setiap kategori pelanggan yang Anda punya akan menentukan strategi dan taktik yang akan dijalankan untuk mendapatkan perhatian mereka, baik calon pelanggan baru maupun pelanggan tetap Anda. Mulailah dengan mengidentifikasi target audiens bisnis Anda. 

Gunakan demografi tertentu untuk mendapatkan gambaran tentang segmen pasar yang Anda targetkan, seperti: usia, jenis kelamin, dan lokasi bisa dijadikan aspek yang perlu Anda pertimbangkan untuk membuat persona yang akan Anda targetkan secara khusus dalam kampanye email marketing.

Buat Konten yang Memberikan Solusi

Setelah Anda menentukan jenis-jenis audiens, saatnya sekarang Anda membuat konten email. Konten tersebut akan berfokus kepada setiap target audiens yang Anda punya untuk memecahkan kebutuhan spesifik mereka. Anda bisa menggunakan E-book sebagai contohnya. Anda bisa membuat e-book yang memiliki informasi dan solusi terhadap masalah-masalah yang relevan dengan brand Anda.

Konten email harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti:

Keberhasilan bagian konten bervariasi pada faktor-faktor tersebut. Semakin besar kredibilitas brand Anda tentang topik tertentu, semakin tinggi juga kecenderungan Anda untuk menghasilkan panduan lanjutan/bagian yang lebih berisi data.

Anda dapat menggunakan contoh konten seperti dibawah ini:

Setelah menentukan segmentasi dan membuat konten, saatnya melakukan pengiriman.

Melakukan Pengiriman Email

Pengiriman konten maupun penawaran Anda harus dikategorikan kembali menjadi dua fase:

Untuk mereka yang belum subscribe newsletter Anda, gunakan landing page khusus untuk mendorong pengguna berlangganan ke dalam email marketing Anda.

Tips Membuat Landing Page yang Menarik

Anda harus bisa pertimbangkan konten yang tersedia dengan aksi yang harus diambil oleh pengunjung. Jika Anda menginginkan user mengunggah e-book, pastikan mereka harus mendaftarkan email mereka ke dalam newsletter terlebih dahulu. Anda juga bisa membuat urgensi secara visual, seperti menggunakan warna merah pada tombol. Sesuaikan call-to-action Anda dengan konten yang ditawarkan.

Mudah, bukan? Proses email marketing tersebut tentunya dapat Anda lakukan sendiri dengan memperhatikan setiap langkahnya. Selamat mencoba!

Let's Keep Standout & Grow Together!

Tidak hanya untuk kebutuhan personal, social media juga bisa menjadi media pemasaran yang cukup efektif. Sudah banyak orang yang berlomba-lomba untuk berbisnis secara online dengan digital marketing. Hal ini membuat social media marketing menjadi salah satu hal yang harus dikuasai bagi pemilik bisnis. Berbagai strategi pemasaran dapat dilakukan, baik untuk bisnis besar maupun bisnis kecil sekalipun. 

Untuk bisnis kecil atau startup, diperlukan strategi pemasaran online yang baik untuk menggaet konsumen dan meningkatkan penjualan. Seiring dengan maraknya jumlah pengguna media sosial, tentunya platform ini sangat cocok untuk dijadikan salah satu media pemasaran brand Anda.

Berikut Standout Digital berikan tips strategi social media marketing bagi para pemilik startup untuk memasarkan produk Anda!

Bagaimana Langkah Memulai Social Media Marketing?

Bangun Brand Positioning

Brand positioning menggambarkan posisi brand Anda bagi customer Anda. Tidak perlu bersusah payah untuk memiliki banyak follower, Anda hanya perlu menghubungkan brand Anda dengan orang-orang yang tepat.

Pastinya, di awal Anda memulai social media marketing, Anda harus meningkatkan brand awareness terlebih dahulu. Usahakan Anda menciptakan visibilitas online diawal, buat calon pelanggan Anda memahami produk yang Anda sediakan.

Anda juga bisa membangun identitas brand melalui gambar visual, baik melalui social media, website/blog, atau platform lain yang sesuai dengan bisnis Anda. Usahakan visual yang menggambarkan brand Anda konsisten di semua platform.

Brand Positioning Semrush dengan Logo Baru
Source: semrush.com

Menarik Calon Pelanggan

Meraih perhatian calon pelanggan Anda agar tertarik dengan produk yang Anda sediakan. Anda bisa melakukan ini di Facebook atau Instagram, misalnya. Pastikan audiens Anda cocok dengan pengguna social media masing-masing, karena setiap platform memiliki perilaku pengguna yang berbeda-beda.

Anda juga bisa memanfaatkan platform pribadi Anda untuk menggaet calon pelanggan. Sebagai contoh, Anda mulai mempromosikan bisnis Anda ke teman-teman social media Anda. Siapa tahu, beberapa orang terdekat Anda tertarik dengan produk tersebut.

Membangun Hubungan

Membangun hubungan antara brand dengan customer merupakan hal terpenting di media sosial. Tidak hanya membangun impresi, tapi juga harus menjaga hubungan yang baik dengan setiap pelanggan Anda. Usahakan Anda membangun konten yang tidak tertuju kepada calon pelanggan saja, tapi juga untuk pelanggan loyal Anda. Misalnya, Anda bisa mengadakan giveaway, atau update baru mengenai fitur produk.

Update Doxadigital by Viktor Iwan

Membuat Konten yang Relevan & Akurat

Anda harus membagi konten secara tepat dan sesuai dengan bisnis Anda. Tidak hanya bermanfaat untuk audiens Anda, tetapi juga untuk meningkatkan peringkat pencarian Anda, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, dan mungkin juga menambah jumlah follower.

Buatlah konten yang dapat menjawab permasalahan pelanggan Anda. Pastikan konten yang Anda buat memiliki pesan yang bermanfaat, agar mereka membaca ulang konten dan mengunjungi platform media sosial Anda. Dengan begitu, reputasi bisnis Anda akan semakin terlihat baik, ranking pencarian semakin tinggi, dan bisa saja nantinya brand Anda menjadi perbincangan hangat para pengguna media sosial.

Gunakan Visual yang Menarik

Penggunaan konten visual dapat menarik perhatian dengan cepat dibanding teks. Gunakan gambar yang jelas dan tentunya menarik perhatian audiens Anda. Jangan sampai Anda membagikan gambar yang blur dan tidak berkualitas tinggi.

Visual Pengumuman Webinar Standout Digital

Gunakan Hashtag yang Sesuai dengan Brand Anda

Buatlah daftar hashtag yang relevan dengan produk yang Anda jual. Anda juga bisa mengkreasikan hashtag Anda sendiri, asal masih berhubungan dengan brand bisnis Anda.

Aktif Dalam Komunitas Online

Anda bisa berdiskusi dengan forum yang berhubungan dengan bisnis Anda, maupun dengan sesama para pebisnis. Anda juga bisa berdiskusi dengan kelompok audiens Anda untuk mengumpulkan permasalahan yang mungkin Anda belum temukan.

Buat Ruang Diskusi di Media Sosial Anda

Berikan kesempatan kepada pelanggan Anda untuk berkomunikasi dengan Anda. Sebagai pemilik bisnis, hal ini bisa menjadi kesempatan untuk menyaring kritik dan saran serta permasalahan yang dapat Anda jawab nantinya. Dengan ‘mendengar’, Anda akan menemukan inovasi yang mungkin belum pernah terpikirkan oleh Anda sendiri.

Tetap Batasi Penggunaan Platform Anda

Menggunakan media sosial untuk bisnis dalam jumlah banyak tidak menjamin visibilitas. Alangkah lebih baiknya eksistensi brand Anda terfokus ke beberapa social media yang memang relevan dengan target market. Terlebih, penggunaan social media yang terlalu banyak dapat membuat waktu Anda untuk pengoptimalan masing-masing platform.

Usahakan langkah awal Anda dilakukan dengan fokus ke satu atau dua social media. Maksimalkan usaha Anda pada platform yang sesuai dengan market yang Anda incar.

Libatkan Aspek Digital Lain

Kegiatan digital tidak berhenti disini saja. Manfaatkan media lain yang sesuai dengan audiens untuk mendukung brand Anda. Pembuatan website yang SEO-friendly, beriklan di Google, hingga optimasi email marketing dapat menjadi media yang baru untuk memperluas jangkauan pasar.

Let's Keep Standout & Grow Together!

Menjalankan strategi digital perlu memperhatikan berbagai aspek, seperti content marketing misalnya. Content marketing dapat membantu pengguna internet memecahkan masalah mereka melalui brand Anda. Pembuatan konten yang relevan menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan awareness, visibility, dan bahkan hingga traffic serta conversion. Dan karena konten yang di-publish akan selalu ada dalam media Anda, tentunya ini bisa dijadikan aset brand untuk jangka panjang.

Namun jangan asal dalam pembuatannya! Anda perlu perhatikan tujuan membuat artikel, menentukan target audiensmu, mencari topik yang relevan dan konsisten, serta tidak lupa untuk memberikan informasi tentang brand Anda. Sebagai tambahan agar mencapai tujuan Anda, disini kami telah simpulkan 5 kesalahan dalam membuat content marketing yang harus dihindari.

Headline Terlalu Panjang

Dalam aturan Google, memang tidak ada batasan jumlah karakter dalam penulisan headline. Namun perlu diingat bahwa konten Anda ditujukan untuk audiens Anda. Penggunaan headline yang terlalu panjang membuat judul artikel Anda terpotong di mesin pencari.

Usahakan headline Anda padat, jelas, dan menarik perhatian audiens.

Contoh Headline Artikel Standout Digital

Visual Konten Kurang Relevan

Sebagus apapun artikel yang Anda buat, kurang lengkap jika tidak menggunakan gambar visual. Anda harus memastikan visual yang dipakai sesuai dengan konten yang dibuat. Anda juga bisa menampilkan data berupa infografik agar mudah dipahami. Gambar visual yang dipakai tentu harus mendukung poin Anda untuk memberi informasi yang sedang jelaskan.

Content Marketing Doxadigital Indonesia

Hanya Post di Satu Platform

Untuk memaksimalkan traffic dan conversion, Anda diharuskan untuk menerbitkan konten dalam semua platform sesuai dengan target audiens. Gunakan social media Anda untuk menarik audiens ke website/artikel yang Anda buat. Anda harus memanfaatkan semua channel yang terkait dengan target audiens. Namun, Anda juga harus menentukan media yang Anda gunakan agar sejalan dengan pesan brand Anda.

Pastikan platform yang digunakan sejalan dengan target audiens maupun bentuk kontennya.

Tidak Melakukan Personalisasi

Setiap pengunjung website Anda memiliki intensitas yang berbeda-beda. Sebagian dari pengunjung situs mungkin sudah pernah membeli produk Anda, dan sebagian yang lain mungkin pengunjung pertama yang sedang meneliti brand. Jika situs Anda menampilkan jenis konten yang sama untuk setiap tipe pengunjung, sebesar apapun traffic yang Anda hasilkan terbuang percuma. Kemungkinan mereka keluar dari website Anda akan semakin besar, dan tentunya ini berdampak pada konversi.

Pastikan Anda mengenali tipe audiens Anda. Rancang user experience (pengalaman pengguna) sebaik mungkin dan buat pengunjung situs menelusuri lebih lama di halaman Anda.

Tidak teroptimasi SEO

Ini yang paling terpenting! Content marketing dan SEO tentunya bisa saling dikaitkan untuk memaksimalkan traffic dari berbagai sumber. Buat konten Anda terdeteksi oleh algoritma Google dan tingkatkan pencarian organik Anda. Optimasi konten artikel Anda dengan unsur dasar SEO seperti: title tag, H1/H2/H3, meta description, URL halaman dan masih banyak lagi.

Dengan Content Marketing Toolkit dari Semrush, Anda bisa melakukan keseluruhan pembuatan content marketing hingga SEO friendly. Coba sendiri betapa mudahnya membuat konten dengan Semrush! Gratis!

Let's Keep Standout & Grow Together!

Menentukan kata kunci yang tepat (atau Keyword research) merupakan faktor paling penting dalam digital marketing. Mengapa? Karena Kata Kunci menentukan siapa yang akan coba anda persuasi dalam kampanye digital anda apapun kanal pemasaran yang anda lakukan. Kata Kunci ini tidak hanya berlaku untuk Mesin Pencari (SEO atau SEM) namun juga berlaku saat anda melakukan Interest di Facebook Ads, Google Display Network, hingga Tiktok Ads.  

Riset kata kunci dimulai dari menentukan Tujuan kampanye anda.

Apakah kampanye anda difokuskan agar pasar anda mengenal anda (Awareness) atau agar pasar anda melakukan transaksi dengan anda (Consideration / Transactional).  Kedua fase ini tidak ada yang lebih penting satu dari yang lain, anda tidak bisa berharap akan transaksi jika orang tidak mengenal produk anda, begitu pula bisnis anda tidak akan maju jika orang yang anda targetkan hanya agar mereka mengenal bisnis anda.

Bagaimana melakukan Riset Kata Kunci untuk Kampanye SEO ?

3 Hal yang perlu anda pertimbangkan dalam memilih kata kunci

1.       Jumlah Pencarian Kata Kunci

Angka ini menentukan seberapa besar kunjungan yang bisa anda dapatkan. Dalam beberapa riset, jika bisnis anda masuk dalam Top 1 Google, anda bisa mengharapkan 30% dari total rata pencarian. Contoh jika anda mencoba keyword yang memiliki rata-rata volume pencarian (Search Volume) 1000 , berarti anda bisa ekspektasi mendapatkan kunjungan sekitar 300 perbulan dari kata kunci tersebut

2.       Tingkat Persaingan Kata Kunci

Angka ini menentukan seberapa besar anda harus berjuang memenangkan persaingan kata kunci ini. Persaingan ini biasanya dilihat dalam 2 dimensi. Yang pertama adalah Jumlah halaman yang di Indeks di halaman pencarian Google. Anda cukup memasukkan kata kunci pada Google dan lihat berapa halaman yang diindeks berkaitan dengan kata kunci anda.

Dimensi kedua adalah anda mengukur pesaing anda dalam top 10 hasil pencarian sesungguhnya. Jika anda melihat banyak marketplace atau situs populer dalam halaman pertama hasil pencarian, itulah pesaing anda sesungguhnya, anda sedang melihat sebuah peta persaingan yang cukup sulit, terutama jika situs anda masih baru. Mengapa persaingan dengan marketplace itu termasuk kategori sulit? Pertama, karena banyak marketplace memiliki tim SEO khusus dan melakukan SEO secara masif. Alasan kedua, itu adalah situs yang relevan dan terpilih menurut algoritma Google. Jika anda seorang pemula, bersaing dengan banyak situs marketplace tidak direkomendasikan karena tingkat kesulitannya.

3.       Potensi Komersil
Ini adalah parameter tambahan melakukan analisa yaitu dengan melihat nilai komersil sebuah keyword. Logikanya begini, pengiklan pada umumnya akan memilih kata kunci yang menguntungkan mereka, semakin kata kunci ditargetkan pengiklan dalam platform Google Ads, semakin tinggi nilai biaya perklik yang harus dibayarkan karena Google Ads menggunakan sistem lelang. Nah disinilah para praktisi SEO memanfaatkan celah ini. Jika anda bisa membuat sebuah peringkat dari kata kunci yang memiliki nilai CPC (cost per click) tinggi, bisa jadi ini adalah kata kunci yang telah diuji secara komersil.

Mari menempatkannya praktek!

Doxadigital.com adalah creative digital agency di Indonesia, sebagai penyedia layanan kampanye digital maka kata kita bagi sesuai layanan utama kita “Digital Agency” dengan asumsi orang yg mencari kalimat digital agency merupakan orang yang tepat untuk ditargetkan karena mereka adalah orang yang memiliki Niat (Intent), sehingga ini adalah kata kunci yang dikelompokan menjadi transactional.

Bagaimana orang sadar (aware) akan merk Doxadigital? Kita akan memulai dari beberapa sudut pandang. Misalnya, membidik penggunan yang bingung memastikan apakah harus kampanye SEO atau kampanye SEM dulu dalam bisnis mereka. Orang yang mencari informasi ini, belum tentu mencari digital agency, namun ini bisa jadi titik awal memperkenalkan merk Doxadigital kepada mereka, dengan catatan tentu ada volume pencariannya. 

Dari kedua pemikiran ini kita bisa kelompokan menjadi 2 kelompok besar: Branding / Awareness Keyword dan Traffic/Consideration Keyword

Dalam Contoh Kasus Doxadigital.com contoh pengelompokannya akan menjadi seperti berikut:

Branding /ConsiderationTraffic/Awareness
Digital Marketing Agency
Creative Digital Agency
Google Partner Indonesia
Apa itu Google Analytics ?
Apa beda SEO vs SEM?
Alasan iklan Google Ads tidak tayang
Contoh Pembagian Kata Kunci

Alat Bantu Apa Yang Bisa Membantu Anda Melakukan Analisa Kata Kunci?

Berikut adalah beberapa alat bantu yang bisa digunakan untuk melakukan riset keyword

Google Keyword Planner.

Gratis dari Google, namun sebaiknya anda gunakan untuk beriklan agar volume yang dilaporkan memiliki angka tunggal dan bukan menggunakan rentang (range) harga. Google menampilkan volume pencarian dalam rentang harga karena penggunaan alat bantu ini sering dimanfaat pihak ke-3 terhadap  data Google secara tidak wajar. Kelemahan dari Google Keyword Planner ini adalah penggabungan beberapa kata dalam satu kata kunci. Misalnya anda mencari “Search Engine Optimization”, kemudian anda mencari “SEO”, maka volume yang dilaporkan adalah sama. Untuk menggunakan Google Keyword Planner, anda bisa mendaftar di https://ads.google.com terlebih dahulu. Google Keyword Planner terletak pada menu tools di kanan atas.

Cara Riset Keyword dengan Keyword Planner Google Ads

  1. Klik di menu Tools > Keyword Planner
    Akses ke Keyword Planner
    Akses Keyword Planner
  2. Pada halam Selanjutnya, tekan "Discover New Keyword" *) UI dalam bahasa Inggris
  3. Pada halaman "Discover New Keyword" Masukkan kata kunci utama anda , jangan lupa mengubah opsi bahasa menjadi menjadi bahasa yang anda ingin targetkan kemudian pilih tombol "Get Results"
    Conoth pada : doxadigital.com
  4. Analisa sesuai kaedah yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu Monthly Searches, Keyword Value, Competition (SEO), dan lain sebagainya.
    Hasil dari Keyword Planner

Semrush Keyword Magic Tools.

Berbeda dengan database Google, Semrush menggunakan crawler dan banyak data sumber di luar Google dan memisahkan data berdasarkan informasi geografis (negara). Pada saat artikel ini dibuat terdapat lebih dari 250 juta kata kunci pada database Indonesia.

Cara Riset Keyword dengan Semrush

  1. Masuk dalam menu Keyword Magic Tools, masukkan kata kunci utama, pilih database negara, kemudian pilih tombol "Search"
    Memulai Riset Keyword
  2. Pada hasil laporan, pilih kritera yang anda butuhkan, gunakan segmen dan filter untuk melihat kata kunci yang penting buat bisnis anda berdasarkan Volume, Trend, Nilai Kata Kunci, Banyak Pengiklan, Hasil Indeks Kata Kunci yang bersangkutan.
    Menggunakan Filter Keyword Magic Tools di Semrush
    Pada hasil laporan, pilih kritera yang anda butuhkan, gunakan segmen dan filter untuk melihat kata kunci yang penting buat bisnis anda berdasarkan Volume, Trend, Nilai Kata Kunci, Banyak Pengiklan, Hasil Indeks Kata Kunci yang bersangkutan, Tingkat kesulitan (Keyword Difficulty).
  3. Tambahkan kata kunci melalui Keyword Manager untuk nanti dimasukkan dalam Position Tracking dalam proyek anda di Semrush
    Menambah keyword ke keyword manager

Google Search Console.

Alat bantu ini bisa anda gunakan setelah situs anda berjalan beberapa saat. Memiliki akurasi tinggi, karena laporan pada google search console adalah laporan yang real tentang performa situs anda di web. Kelemahan dari Google Search Console ini salah satunya adalah tidak semua kata kunci dilaporkan. Biasanya praktisi SEO menggambil ide kata kunci dari Google Search Console dan dikombinasikan dengan Semrush atau Google Keyword Planner untuk menentukan target optimasi selanjutnya.

Cara Riset Keyword dengan Google Search Console

  1. Akses kedalam Google Search Console di https://search.google.com/search-console
  2. Masuk kedalam menu Performance
  3. Lihat pada Laporan Queries untuk melihat kata kunci yang sudah direkomendasikan Google
  4. Gunakan Filter untuk menganalisa lebih detil


Google Trends

Google trends adalah salah layanan Google untuk melihat indeks trend terhadap kata kunci tersebut. Ini bisa membantu anda untuk melihat trend hingga level wilayah propinsi.

Cara melakukan riset keyword dengan Google Trend

  1. Masuk ke Google.com/trends
  2. Masukkan kata kunci utama (bisa juga brand anda), kemudian klik tombol cari
    kolom pencarian Google Trend
    masukkan pencarian di google.com/trends
  3. Dari hasil penelusuran awal, ganti negara dan rentan waktu
    filter berdasarkan negara dan rentang waktu di Google Trend
    Filter berdasarkan negara dan rentang waktu di Google Trend
  4. Scroll bagian Related Query, lihat antara tab Rising dan Top. Rising Query, berarti perilaku pencarian yang sedang naik trendnya, sementara Top berarti pencarian (query) yang paling banyak dicari orang berkaitan dengan filter yang digunakan.
    Memilih Rising dan Top di Google Trends
    Pilih Laporan "Rising" dan "Top" untuk melihat trend baru dan kepopuleran kata kunci

Alternatif Alat Bantu Riset Keyword Populer lainnya

Dalam industri ini, ada beberapa alat bantu lain yang populer yang biasa digunakan para professional SEO lainnya, beberapa diantaranya:

Walaupun ada beragam alat bantu namun secara konsep setiap alat bantu ini memiliki prinsip yang sama, kita mencari keyword yang memiliki volum pencarian, peluang menang persaingan tinggi, dan harus relevan dengan bisnis maupun Goal dari kampanye SEO

Bagaimana melakukan Riset Kata Kunci untuk Kampanye Media Sosial dan Google Display Network ?

Kata kunci di media sosial dan GDN biasa berkaitan dengan Interest dan perilaku pengguna (audience behavior).

Beberapa tips memilih kata kunci untuk kampanye ini:

Semoga artikel artikel ini ini memberikan inspirasi tentang cara melakukan riset kata kunci khususnya buat anda yang masih pemula.

Ingin Gunakan Semrush sebagai alat bantu untuk analisa kata kunci bisnis anda ? Kunjungi Halaman ini untuk mendapatkan akases uji coba. Belum mengenal Semrush ? klik disini untuk memberikan anda penjelasan mengenai aplikasi Semrush untuk Bisnis di Indonesia

© 2020 StandoutDigital. Semua produk dan nama perusahaan adalah merek dagang ™ atau merek dagang terdaftar® dari pemegang masing-masing produk.
Kebijakan Privasi Situs

PT. Doxadigital Indonesia

Jl. Kebon Jeruk Raya 9 Blok C4 
Kompleks Permata
Jakarta 11510
Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram